UA-41831477-1

Jumat, 15 Oktober 2010

Minuman Bersoda, Segar Tapi Merusak Gigi

Anda yang hobi menenggak minuman bersoda harus bersiap mengalami kerusakan gigi, pasalnya minuman ini akan mengikis enamel gigi sekuat zat asam yang ada pada baterai. 

Ini merupakan hasil dari studi terkini tentang efek dari minuman bersoda yang dipublikasikan dalam Academy of General Dentistry (AGD). Selama ini minuman bersoda sering dihindari oleh mereka yang takut gemuk karena kandungan gula di dalam minuman ini. Namun ternyata masih ada bahaya lain yang mengintai, yakni kerusakan enamel gigi. Demikian kesimpulan yang dihasilkan tim peneliti dari Southern Illinois University School of Dental Medicine. 

Kerusakan enamel yang diakibatkan tidak main-main. Dalam tiga menit setelah kita meminum soda, terjadi pengikisan enamel 10 kali lebih kuat dibandingkan dengan minuman jus buah. Menurut para ahli, kandungan asam sitrat yang terdapat dalam segala jenis minuman soda menjadi biang keladinya.

Dalam risetnya, para ahli mengukur tingkat keasaman atau pH dari 20 jenis softdrink yang beredar di AS, seperti Coca Cola, Pepsi, 7up, dan lain-lain, segera setelah tutup kaleng dibuka. Lalu sepotong kecil enamel gigi dicelupkan di dalamnya. Setelah 48 jam enamel tersebut ditimbang untuk mengetahui jumlah perbedaan berat sebelum dan sesudah dicelupkan.

Hasilnya, gigi yang dicelupkan ke dalam Coke, Pepsi, RC Cola, Surge, 7 Up dan Diet 7 Up, kehilangan berat lima persen. Sedangkan minuman soda lainnya menyebabkan penurunan berat enamel antara 1,6 - 6 persen. 

Menurut juru bicara AGD, Kenton Ross, minuman bersoda yang paling tinggi kadar asamnya adalah RC Cola dengan jumlah pH 2,387 (kadar pH berkisar dari 0-14, dengan nilai 0 merupakan yang paling asam). Peringkat kedua adalah Cherry Coke dengan kadar pH 2,522 dan ketiga adalah Coca Cola dengan kadar 2,525. 

Sebagai perbandingan zat asam yang terdapat pada beterai adalah 1,0 dan air murni pada suhu ruangan memiliki pH 7,0. Menurut tim peneliti, dari hasil riset ini diketahui bahwa tingkat keasaman yang dikandung dalam minuman bersoda bukanlah penyebab utama erosi gigi. Jenis zat asam dalam soda, kadar dan kandungan kalsium juga menjadi faktor. Asam sitrat merupakan zat asam yang paling kuat mengikis enamel dan banyak ditemukan dalam softdrink.

"Kesimpulannya adalah keasaman yang ada dalam softdrink sudah cukup merusak gigi dan harus dihindari," kata Ross dalam pernyataannya. 

Namun bantahan muncul dari juru bicara asosiasi makanan Amerika (American Beverage Association), Tracey Halliday. "Hasil penelitian ini tidak mencerminkan realitas sesungguhnya dan tidak bisa diterapkan dalam situasi nyata dimana pola makan dan kebiasaan minum seseorang berbeda satu dengan yang lain. Lagipula banyak faktor lain yang membuat kerusakan gigi," katanya

Fast Food Cepat, Enak Tapi Berbahaya

Cheese burger dan pizza memang nikmat. Tanpa kita sadari inilah yang jadi makanan kita setiap hari. Padahal, dua jenis makanan ini, dan junk food lainnya, sangat berbahaya untuk kesehatan kita. 

Kita pasti pernah berada dalam kondisi ini: lagi iseng jalan-jalan di mal, perut lapar, pilihan langsung jatuh pada paket hemat yang terdiri atas ayam goreng dan minuman soda. Sedang ada acara ngumpul di rumah, untuk konsumsinya kita pesan satu piza ukuran family. Di lain waktu, kita nonton bareng pacar. Sebelum masuk bioskop kita beli dulu cokelat plus minuman soda. Dan saat nonton VCD kita ditemani sekantong keripik kentang. Lagi iseng nunggu bus atau habis berolahraga, yang diambil bukan air putih melainkan minuman bersoda. 

Kalau pola makan kita seperti ini terus lama-lama berbahaya, lho. Karena makanan yang masuk ke dalam perut kita itu bisa digolongkan sebagai junk food.

Tidur Kemalaman, Ogah Ah! Lho Kenapa?


 Ternyata Tidur Larut Malam dan Bangun Terlalu Siang adalah penyebab utama kerusakan hati, dan penyebab lain adalah Tidak buang air di pagi hari, Pola makan yang terlalu berlebihan, Tidak makan pagi, Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan, Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna,Pemanis buatan, Mengkonsumsi makanan yang digoreng dengan minyak goreng yang tidak sehat, Mengkonsumsi makanan Mentah.
Nah pencegahannya mudah tidak perlu mengelurakan biaya yang mahal …. hanya perlu mengatur gaya hidup dan pola makan sehari-hari.
Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya.

Kafein Pada Kopi Pahit Cegah Kepikunan


Penyakit demensia atau pikun memang akan dialami kebanyakan orang sejalan dengan pertambahan usia. Tapi menurut studi, dengan minum kopi atau teh pahit tiap pagi bisa memperlambat dan melawan kepikunan.

Kopi dan teh sudah menjadi minuman favorit bagi banyak orang di seluruh dunia. Tapi efek menguntungkan dari kafein pada kopi sebagai obat psikoaktif yang dapat memelihara fungsi otak mulai dihargai baru-baru ini.

Penelitian terbaru oleh pakar internasional dari University of Lisbon dan University of Coimbra, Portugal menemukan bahwa kafein dalam kopi dan teh dapat melindungi terhadap penurunan kognitif yang terlihat pada demensia (kepikunan) dan penyakit Alzheimer.
                                      
"Studi epidemiologis pertama menunjukkan hubungan terbalik antara konsumsi kafein dengan kejadian penyakit Parkinson. Kemudian beberapa studi epidemiologi lanjutan menunjukkan bahwa konsumsi jumlah moderat kafein juga berbanding terbalik dengan penurunan kognitif yang terkait dengan penuaan serta kejadian penyakit Alzheimer," jelas Alexandre de Mendonca, dari Institute of Molecular Medicine and Faculty of Medicine, University of Lisbon, Portugal, seperti dilansir dari Seniorjournal, Kamis (14/10/2010).

Sarapan Sereal

Sarapan sereal sering dianggap murni sebagai sumber karbohidrat dan mungkin beberapa serat jika Anda mendapatkan produk gandum. Namun, ada beberapa opsi yang beredar yang menawarkan lebih dari sekedar dasar-dasar. Dengan produk ini, Anda mendapatkan proporsi yang signifikan dari kalori dari protein, yang tidak biasa dari sereal dan produk biji-bijian sebagai sebuah kelompok. Selain itu, beberapa juga menawarkan dosis besar serat. Kombinasi protein dan serat merupakan masalah besar, terutama saat sarapan.

Produk-produk ini akan memberikan Anda dengan tingkat, gula darah tetap moderat dengan slow release gula selama jangka waktu yang panjang. Mereka akan membuat Anda merasa kenyang dan puas sampai snack berikutnya atau makan. Mereka juga akan menyediakan kebutuhan dasar tubuh Anda membutuhkan untuk melakukan apapun pemeliharaan jaringan dan proses perbaikan. Singkatnya, ini adalah yang terbaik dari yang terbaik. Saya harus mencatat bahwa saya tidak punya alasan untuk merekomendasikan produk tersebut kecuali bahwa saya telah menggunakan mereka luas dan menemukan mereka untuk menjadi sangat membantu. Saya tidak punya koneksi lain untuk perusahaan-perusahaan. 
UA-41831477-1